29 SMP Negeri di Boyolali bakal Perpanjang PPDB secara Offline
Sebanyak 29 SMP negeri di Boyolali dipersilakan untuk memperpanjang pendaftaran penerimaan peserta didik baru atau PPDB secara offline mulai Kamis (11/7/2024).
Hal itu lantaran kuota daya tampung sekolah-sekolah itu belum terpenuhi saat PPDB online 2024/2025 pada 24-26 Juni lalu. Total ada 1.200 kursi yang kosong di 29 SMP negeri tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh Espos.id dari Disdikbud Boyolali, berikut 29 SMPN di Boyolali yang belum terpenuhi kuotanya:
- SMPN 2 Andong
- SMPN 2 Banyudono
- SMPN 6 Boyolali
- SMPN 2 Cepogo
- SMPN 2 Juwangi
- SMPN 2 Karanggede
- SMPN 1 Kemusu
- SMPN 2 Kemusu
- SMPN 2 Klego
- SMPN 3 Mojosongo
- SMPN 1 Mojosongo
- SMPN 4 Mojosongo
- SMPN 1 Ngemplak
- SMPN 2 Nogosari
- SMPN 2 Sambi
- SMPN 1 Sawit
- SMPN 3 Sawit
- SMPN 2 Sawit
- SMPN 2 Selo
- SMPN 1 Simo
- SMPN 2 Simo
- SMPN 3 Simo
- SMPN 3 Teras
- SMPN 2 Wonosegoro
- SMPN Tamansari
- SMPN 3 Juwangi
- SMP 2 Gladagsari
- SMPN 3 Cepogo
- SMPN 1 Tamansari
Kepala Bidang SMP Disdikbud Boyolali, Mulyono, menyampaikan perpanjangan masa pendaftaran PPDB di 29 sekolah itu bisa dimulai setelah masa daftar ulang yang berakhir pada 10 Juli 2024.
“Nanti setelah daftar ulang, yang berakhir pada 10 Juli, sekolah yang kekurangan siswa baru kami perbolehkan mengisi kekurangan secara offline,” kata dia saat dijumpai wartawan di kantornya, Senin (8/7/2024).
Ia menjelaskan perpanjangan PPDB offline dimulai 11 Juli 2024, namun sampai kapan berakhirnya belum ditentukan. Pendaftaran secara offline dilaksanakan dengan para siswa membawa persyaratan pendaftaran seperti fotokopi surat keterangan lulus (SKL), kartu keluarga (KK), akta kelahiran, dan lain-lain seperti pendaftaran daring (online).
Dalam masa perpanjangan PPDB itu, sekolah juga tidak boleh menerima siswa yang sudah diterima di SMP negeri lain. Sekolah boleh menerima siswa yang belum diterima di semua pilihan atau anak yang belum pernah mendaftar.
Pendaftaran secara offline tidak akan mempersyaratkan jarak dan lain-lain alias tidak ada zonasi. “Nantinya sekolah hanya mengecek siswa yang mendaftar sudah diterima di mana,” kata dia.
Sebagai informasi total ada sekitar 9.984 kursi pada PPDB SMP Negeri di Boyolali pada tahun ajaran 2024/2025. Perinciannya 6.173 kursi untuk jalur zonasi, 1.132 kursi jalur afirmasi, 42 kursi jalur mutasi, dan 2.637 kursi jalur prestasi.
“Harapannya kepada masyarakat monggo untuk mencari sekolah yang kuotanya masih kurang. Informasi bisa dilihat di website PPDB SMPN di Boyolali,” kata dia.


